Busway adalah salah satu kendaraan umum di kota Jakarta. Kalau udah naik kendaraan yang satu ini, kita mesti siap - siap nerdidi dan berdesak - desakan. Rasanya males banget deh kalo kayak gitu!!. Namun, bagi Tini hal itu adalah hal biasa. Karen sehari hari dia naik busway untuk ke kampusnya. Setiap pagi, ia harus rela untuk bedesak - desakan di busway. Bahkan, ia lebih sering berdiri dari pada duduk. Pernah sih, ada cowok yang nawarin tempat duduk kedia.Tapi ujung - ujungnya cowok itu nanyain nama, alamat, sama nomor telponnya. Makanya, dia agak sdikit parno kalo ada cowok yang nawarin tempat duduk kedia. Suatu hari, Busway yang dia naiki sudah penuh dengan penumpang. Lalu, ada seorang cowok yamh duduk tepat disamping Tini. Cowok itu terlihat seperti seorang mahasiswa. Lalu, cowok itu berdiri dan menawarkan tempat duduknya kepada Tini. Namun, Tini menolak. Awalnya sih ia menolak masih dangan cara halus. Tapi... cowok itu menawarkannya berkali - kali hingga membuat Tini kesal
Cowok : " Mbak,, silahkan duduk. Saya ma... "
Tini : " Nggak usah mas, makasih,, saya berdiri aja "
Kemudian di halte berikutnya...
Cowok : " Mari mbak,,, saya... "
Tini : " Udah mas nggak usah berdiri, saya udah biasa berdiri kok!! "
Dan halte berikutnya lagi...
Cowok : " Mbak saya mau... "
Tini : " Udah deh mas,, saya kan udah bilang saya mau berdiri aja. Kok mas nawarin terus sih ?? "
Cowok : " Mbak ( dengan nada kesal ) Siapa yang mau nawarin duduk. Saya mau turun. Soelnya sedikit lagi halte saya mau lewa. Saya mau berdiri tapi dari tadi dihalangi terus sama embak "
Tini : " Oh,, maaf ya mas saya enggak tau ..."
( karena merasa malu. Tini akhirny juga ikut turun )
Kamis, 27 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)











0 komentar:
Posting Komentar